Devialet Mania - Portable Hi-Fi Bass Powerhouse

Devialet Mania: Speaker Portabel Hi-Fi Bertenaga

BIKMAN TECH

Bisakah speaker portabel benar-benar menghasilkan bass yang menghentak seperti sistem audio kelas atas? Devialet, pionir audio asal Prancis yang terkenal lewat speaker Phantom yang mendorong batas teknologi, percaya bahwa itu bisa. Devialet Mania adalah speaker pintar bertenaga baterai pertama dari merek ini, dirancang untuk menghadirkan suara stereo 360 derajat yang memenuhi ruangan ke mana pun Anda pergi. Di BIKMAN TECH, kami menguji bola mewah ini secara langsung untuk membantu Anda memutuskan apakah ini upgrade hi-fi portabel terbaik — atau justru ada kekurangan yang membuatnya tertahan.

Cek penawaran terbaik

1. Gambaran Produk: Hi-Fi Tanpa Batas

Devialet Mania mengecilkan tenaga akustik khas perusahaan ke dalam bentuk bola kompak yang mudah dibawa. Di dalamnya ada empat driver full-range dan dua woofer push-push yang terekspos, semuanya ditenagai amplifikasi Class-D 176 W. Yang membuatnya menonjol bukan hanya perangkat kerasnya, tetapi juga otaknya. Mikrofon bawaan dan sensor gerak memungkinkan speaker menyesuaikan diri otomatis dengan ruangan apa pun, fitur yang oleh Devialet disebut Active Stereo Calibration. Tambahkan Wi-Fi, Bluetooth 5.0, Apple AirPlay 2, Spotify Connect, Amazon Alexa, serta baterai yang bisa diganti, dan Mania pun menjelma menjadi speaker portabel premium yang sangat serbaguna.

Speaker pintar Devialet Mania berbentuk bola dengan balutan kain akustik abu-abu muda di latar belakang putih.

2. Desain dan Kualitas Bangun: Patung yang Bisa Bernyanyi

Begitu diangkat, bobot 2,3 kg (5,1 lbs) Mania langsung memberi kesan mewah. Bodinya yang berbentuk orb dibalut kain akustik yang kencang dengan jahitan rapi tanpa cela, sementara cincin trim krom membingkai dua woofer terekspos di bagian depan dan belakang. Tali karet bertekstur melingkari bagian tengah, berfungsi ganda sebagai pegangan sekaligus panel tombol. Devialet mengatakan tali ini terinspirasi dari strap jam tangan premium, dan memang terasa sama elegannya.

Tampilan depan speaker Devialet Mania berbentuk bola dengan kain abu-abu muda dan cincin tengah berwarna perak mengilap.

Speaker ini tersedia dalam beberapa pilihan warna — Deep Black, Light Grey, Sandstorm, Sunset Rose — serta edisi terbatas yang mencolok seperti Opéra de Paris dengan aksen emas 24 karat dan kolaborasi Fendi. Sertifikasi IPX4 tahan percikan air berarti cipratan di tepi kolam atau gerimis ringan tidak akan jadi masalah, tetapi ini bukan speaker outdoor tangguh. Debu, pasir, dan benturan sebaiknya dihindari, jadi anggap saja ini kemewahan untuk teras, bukan speaker untuk pesta pantai.

Varian mewah Devialet Mania dengan aksen emas dan cincin bingkai emas mengilap.

3. Fitur Utama: Penyetelan Cerdas dan Kontrol Pintar

Trik paling menarik dari Mania adalah Active Stereo Calibration (ASC). Begitu speaker dipindahkan, empat mikrofon dan sensor geraknya mendeteksi lingkungan baru dan menyetel ulang keluaran audio dalam hitungan detik. Tanpa pengaturan manual, tanpa utak-atik aplikasi — hanya suara konsisten baik diletakkan di meja kopi, menempel di dekat dinding, atau diselipkan di sudut ruangan. Teknologi Speaker Active Matching (SAM) milik Devialet, warisan dari seri Phantom, turut menyempurnakan sinyal secara real time, mengurangi distorsi dan membuat bass lebih rapat.

Tampilan samping speaker Devialet Mania yang menonjolkan tombol pegangan melingkar dan port input yang rata.

Anda juga mendapatkan Amazon Alexa bawaan, dengan susunan empat mikrofon yang mampu menangkap perintah dengan jelas meski musik sedang diputar keras. Sakelar mute fisik di sisi speaker menonaktifkan Alexa dan mikrofon kalibrasi untuk privasi penuh. Baterainya juga bisa diganti langsung oleh pengguna — langkah langka dan ramah keberlanjutan di dunia speaker portabel. Pengisian nirkabel tersedia lewat dock opsional Devialet Mania Station, atau Anda bisa mengisi daya melalui USB-C.

4. Performa Suara: Bass yang Menantang Fisika

Kalau ada satu hal yang dilakukan Devialet Mania dengan sangat luar biasa, itu adalah bass. Sejak hentakan pertama, woofer push-push-nya menghadirkan low-end hingga klaim 30 Hz, dengan pukulan dan kontrol yang terasa mustahil untuk speaker sekecil ini. Lagu elektronik, hip-hop, dan pop terdengar hidup dengan bass yang cepat, padat, dan tidak pernah terasa menggelembung. Kami sampai tersenyum melihat seberapa besar otoritas suara yang keluar dari orb setinggi 17 cm.

Tampilan depan simetris speaker Devialet Mania dengan logo pada driver tengah berwarna abu-abu tua.

Namun, midrange dan treble menyajikan cerita yang lebih bernuansa. Vokal dan instrumen akustik bisa terasa sedikit mundur, membuat jazz dan soft rock terdengar agak kosong. Frekuensi tinggi terdengar halus dan nyaman di telinga, tetapi sedikit kilau dan udara di register paling atas terasa kurang. Pada volume sedang — di bawah sekitar 60% — suaranya detail dan tidak melelahkan. Saat didorong ke volume maksimum (mencapai 95 dB SPL pada 1 meter), bass mulai terkompresi cukup terasa, menukar presisi demi output yang brutal. Untuk mendengar secara kritis, titik manisnya ada di tengah-tengah pengaturan volume.

Penyebaran suara 360 derajat bekerja dengan sangat baik. Anda bisa berjalan mengelilingi ruangan dan keseimbangan tonal tetap terjaga, tanpa sweet spot sempit yang mengikat Anda pada satu posisi. Namun, imaging stereo tentu tidak akan menyamai sepasang speaker bookshelf khusus; Mania lebih berfungsi mengisi ruang daripada menggambar panggung suara yang presisi.

5. Daya Tahan Baterai dan Pengisian: Stamina di Dunia Nyata

Devialet menjanjikan waktu putar hingga 10 jam pada volume sedang. Dalam praktiknya, kami — dan banyak pengguna lain — merasa angka itu terlalu optimistis. Streaming lagu-lagu dengan bass berat pada volume 60-70% biasanya menghasilkan 5 hingga 6 jam. Jika volume dijaga rendah dan materi musiknya tidak terlalu sarat bass, Anda bisa mendekati 8 jam. Pengisian penuh lewat USB-C memakan waktu sekitar 3 jam, dan dock nirkabel opsional Devialet Mania Station memungkinkan Anda cukup meletakkan speaker di atas dudukannya untuk isi daya tanpa ribet.

Dock pengisian nirkabel Devialet Mania berwarna abu-abu tua dengan konektor pogo pin di tengah.

Baterai 3200 mAh yang bisa diganti pengguna adalah nilai plus besar untuk pemakaian jangka panjang. Alih-alih jadi perangkat mati total saat selnya menurun, Mania bisa dihidupkan kembali dengan penggantian baterai — persis seperti yang diharapkan dari produk premium.

6. Konektivitas dan Fitur Pintar: Campur Aduk

Mania tetap terhubung lewat dual-band Wi-Fi dan Bluetooth 5.0, dengan perpindahan otomatis yang mulus saat Anda keluar rumah. Opsi streaming mencakup Apple AirPlay 2, Spotify Connect, dan Bluetooth standar untuk kebutuhan lainnya. Audio multi-room juga mendukung speaker AirPlay 2 lain, termasuk model Devialet Phantom dan Dione.

Namun ada satu celah yang cukup terasa: dukungan codec Bluetooth hanya sampai AAC dan SBC. Pesaing dari Bang & Olufsen dan Bowers & Wilkins sering menyertakan aptX HD atau LDAC, dan absennya codec tersebut di sini berarti pengguna Android mendapat audio nirkabel yang sedikit lebih terkompresi. Lebih menyebalkan lagi, tidak adanya codec latensi rendah menyebabkan sinkronisasi bibir saat menonton video lewat Bluetooth jadi bermasalah — sesuatu yang perlu Anda ingat jika berencana memakai Mania sebagai speaker portabel untuk TV.

Aplikasi pendamping Devialet menangani setup, volume, pergantian sumber, dan equalizer dua pita sederhana (bass dan treble ±6 dB). Fungsional, tapi kami berharap Devialet menawarkan EQ multi-band agar midrange bisa disetel lebih presisi. Beberapa pengguna melaporkan koneksi aplikasi-ke-speaker sesekali terputus, meski pengalaman kami sebagian besar stabil.

7. Pengalaman Nyata: Di Mana Mania Bersinar

Di dalam ruangan, Mania benar-benar menyenangkan. Letakkan di rak buku, bufet, atau kitchen island, dan Active Stereo Calibration akan menyesuaikan suara dengan ruangan dalam hitungan detik. Speaker ini mampu mengisi ruang kecil hingga menengah dengan mudah, dan sangat cocok menjadi soundtrack saat makan malam bersama atau sore santai di akhir pekan. Pegangannya membuat perpindahan antar-ruangan jadi sangat mudah, sementara slider mute memberi sentuhan privasi yang pas saat Anda ingin lepas dari Alexa.

Di luar ruangan, ceritanya lebih berlapis. Rating IPX4 memang tahan cipratan, tetapi dengan bobot 2,3 kg (5,1 lbs) dan woofer yang terekspos, Anda tentu tidak ingin melemparkannya ke ransel untuk hiking. Di teras, balkon, atau area tepi kolam, speaker ini terasa tepat di tempatnya. Ingat saja bahwa jeda Bluetooth saat video masih menjadi masalah nyata — streaming musik, bukan film, saat Anda sedang tidak memakai Wi-Fi. Waktu booting sekitar 40 detik juga terasa lambat jika Anda terbiasa dengan speaker portabel yang langsung menyala.

8. Spesifikasi Teknis

Spesifikasi Detail
Loudspeaker 4 × driver full-range aluminium; 2 × woofer (push-push)
Amplifikasi 4 × 25 W Class-D (full-range) + 2 × 38 W Class-D (woofer); total 176 W
Respons Frekuensi 30 Hz – 20 kHz (bandwidth)
Level Suara Maks. 95 dB SPL pada 1 m
Mikrofon Array 4 × mikrofon MEMS dengan echo cancellation
Baterai Li-ion 3200 mAh, bisa diganti pengguna; hingga 10 jam (klaim)
Pengisian USB-C PD 12 V / 2.5 A; nirkabel via Mania Station (opsional)
Nirkabel Wi-Fi 802.11a/b/g/n/ac (2.4/5 GHz); Bluetooth 5.0 (AAC, SBC)
Streaming AirPlay 2, Spotify Connect
Asisten Suara Amazon Alexa bawaan
Ketahanan Air IPX4 (tahan percikan air)
Dimensi 176 × 193 × 139 mm (6.9 × 7.6 × 5.5 in)
Berat 2,3 kg (5,1 lbs)

9. Kelebihan dan Kekurangan Sekilas

Kelebihan:

  • Ketebalan dan kontrol bass terbaik di kelasnya untuk ukuran ini
  • Desain mewah dan sculptural dengan balutan kain yang rapi sempurna
  • Active Stereo Calibration menyesuaikan suara dengan penempatan apa pun
  • Wi-Fi, AirPlay 2, Spotify Connect, dan Alexa bawaan
  • Tahan percikan IPX4 dan baterai yang bisa diganti memperpanjang usia pakai
  • Audio multi-room yang mudah lewat AirPlay 2

Kekurangan:

  • Midrange yang mundur membuat vokal dan genre akustik terasa agak kosong
  • Treble bisa terdengar lembut; tidak ada codec Bluetooth aptX HD atau LDAC
  • EQ 2 pita di aplikasi terlalu dasar; tidak ada penyimpanan preset kustom
  • Daya tahan baterai di dunia nyata lebih dekat ke 5-6 jam pada volume sedang-tinggi
  • Jeda video lewat Bluetooth karena tidak ada codec latensi rendah
  • Berat (2,3 kg) dan tidak terlindungi dari debu — bukan speaker outdoor yang tangguh
  • Waktu boot 40 detik terasa lambat untuk perangkat portabel

10. Keberlanjutan dan Nilai Jangka Panjang

Devialet mengambil langkah yang benar-benar bertanggung jawab dengan baterai yang bisa diganti pengguna. Saat banyak speaker portabel berubah menjadi limbah elektronik setelah selnya aus, Mania bisa diperbarui dengan penggantian sederhana. Konsumsi daya siaga tetap di bawah 2 W, dan kemasannya menggunakan bahan daur ulang. Garansi tambahan opsional Devialet Care (hingga 5 tahun) juga mendorong perbaikan daripada penggantian. Kami tentu ingin melihat transparansi lebih jauh soal kandungan daur ulang dan jejak karbon, tetapi baterai yang bisa diganti saja sudah menjadi langkah berarti untuk melawan keusangan produk.

11. Putusan Akhir: Siapa yang Cocok Membeli Devialet Mania?

Devialet Mania adalah speaker portabel yang lebih mengutamakan hentakan bass, desain, dan kecerdasan adaptif daripada netralitas tonal absolut. Ini adalah perangkat yang sangat cocok untuk pendengar yang peduli desain dan menginginkan produk statement yang bisa berpindah dari ruang tamu ke taman tanpa kehilangan karakter. Jika playlist Anda banyak berisi elektronik, hip-hop, dan pop, serta Anda menyukai speaker yang tampil secantik suaranya, Mania akan sangat memuaskan.

Namun, jika Anda mendambakan midrange yang benar-benar seimbang untuk musik berbasis vokal, membutuhkan ketangguhan outdoor yang lebih serius, atau mengandalkan codec Bluetooth berkualitas tinggi, Anda mungkin perlu melirik alternatif lain. Mania adalah spesialis, bukan serba bisa — tetapi di bidang spesialisasinya, ia benar-benar memikat.

Siap merasakan hi-fi portabel dengan cara Anda sendiri? Ketuk tombol di bawah untuk melihat penawaran terbaru dan cek apakah Devialet Mania layak masuk ke rumah Anda. Dan seperti biasa, tinggalkan komentar di sini di BIKMAN TECH — kami senang mendengar pendapat Anda atau menjawab pertanyaan apa pun. Bagikan panduan ini ke teman yang sedang mencari speaker portabel paling bertenaga bass!

Cek penawaran terbaik

Gambar Devialet Mania

Tampilan belakang Devialet Mania yang menampilkan strip antarmuka abu-abu tua bertekstur dengan tombol kontrol dan port.

Close-up ritsleting casing pelindung felt abu-abu muda dengan nama merek Devialet timbul.

Speaker Devialet Mania di samping casing bawa berbentuk bola berwarna abu-abu muda dengan tali bahu.

Speaker Devialet Mania edisi khusus dengan aksen emas dan logo Opera National de Paris pada woofer.

Casing perjalanan berbentuk bola berwarna abu-abu muda untuk speaker Devialet Mania dengan tali bahu lebar bermerek.

Tampilan depan speaker Devialet Mania dengan cincin emas mengilap yang kontras dengan bodi abu-abu muda.

Tampilan perspektif tiga perempat speaker Devialet Mania beraksen emas yang memperlihatkan detail kontrol samping.

Kembali ke blog

Tulis komentar

Ingat, komentar perlu disetujui sebelum dipublikasikan.